Kamis, 12 Februari 2009

Kiamat 2012

Ujung Kehidupan Itu Kini Makin Mendekat : 2012

Satu persatu kepingan puzzle tentang tahun 2012 terverifikasi secara resmi. Sebuah artikel dari KOMPAS mengulas tentang tahun 2012 dari satu perspektif yaitu Solar Proxima - periode anomali matahari paling extreme di titik balik musim dingin tahun 2012. Matahari, yang kita tahu sebagai bintang di sistem tata surya, mempunyai periode anomali tertentu untuk proses fusi nuklirnya. Dan akan mencapai puncak pada tahun 2012, dimana panas yang akan diterima bumi bisa mencapai 30 % dari kondisi normal akibat badai proton.

Dijelaskan, Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan, badai Matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.

sumber :Isu Kiamat Tahun 2012 yang Meresahkan (Kompas, 26 November 2008)

Unik jika melihat bahwa anomali-anomali yang muncul bersamaan di tahun 2012 berasal dari disiplin ilmu yang berbeda-beda. Dengan verifikasi masing-masing, secara independen dan tidak ada hubungannya dengan ramalan kiamat 2012. Justru ramalan ini diperkuat oleh perspektif-perspektif unik yang secara independep muncul ke permukaan. Baca juga tentang ramalan kiamat 2012, perubahan kutub magnet, letusan supervulcano, global warming yang semuanya mengerucut ke anomali-anomali aneh di tahun 2012.

Dan bayangkan sebuah sistem bumi yang ditunjang oleh beberapa sub system (tata surya, ekosistem, geology, medan magnet bumi, perkembangan teknologi dan lain-lain). Satu kerusakan pada sub system saja dapat mengakibatkan kehancuran total. Dan kita memahami beberapa sub sytem diperkirakan akan mengalami anomali. Satu saja kepakan kupu-kupu (Butterfly Effect) di saat yang tepat akan memicu tombol chaos (sistem mengalami disorientasi penuh ketidakberaturan).

Artikel ini melengkapi verifikasi dari bidang keilmuan masing-masing mengenai anomali-anomali di sekitar tahun 2012 - atau yang ditakutkan dalam bahasa jawanya sebagai End of Days.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut